Tips Memilih Dot Bayi Yang Aman

Tidak ada komentar
Beraneka ragam pilihan dot bayi telah memenuhi pasar konsumen kebutuhan bayi dan anak-anak. Tetapi tahukah Anda bahwa dalam memilih dot bayi tidak dapat dilakukan sembarangan sama seperti menggunakan pompa asi yang baik dan benar ? Hal ini karena dot merupakan sebuah benda  yang cukup lekat pada kehidupan bayi, sehingga pemilihannya harus tepat dan aman karena berkaitan dengan kelangsungan hidup sang bayi.

Jangan dikira peralatan untuk bayi itu semuanya aman bagi si buah hati. Hal tersebut belum tentu karena peralatan bayi diproduksi secara massal dan menawarkan berbagai macam produk serta kualitas yang tidak sama antara yang satu dengan yang lainnya. Botol susu bayi yang biasanya bagian atasnya dimasukkan ke mulut bayi sebagai penyalur cairan susu di dalam botol pada mulut bayi tersebut tidak semuanya aman dan bahkan beberapa dapat membahayakan kesehatan si buah hati.

dot bayi yang lucu


Beberapa ahli mengatakan bahwa dot pada botol minum susu si buah hati yang paling menyehatkan  adalah dot yang terbuat dari bahan selain karsiogenik. Ada banyak potensi bahan baku kimiawi yang dapat berubah menjadi karsiogenik, contohnya adalah dot dengan bahan lateks yang biasanya berwarna kuning, jika terkena panas dapat berubah menjadi karsiogenik.

Bagaimana akibatnya jika bayi menggunakan dot berbahan karsiogenik? Hal ini tentu saja akan berbahaya karena jika anak terus terusan mengkonsumsi, maka akan terjadi penumpukan kanker pada saat dewasa.

Solusi sederhana yang dapat anda praktikkan adalah pilihlah dot yang berwarna putih. Karena dot berwarna putih botol minum susu si buah hati biasanya mengandung silikon, yang tidak mengurai jika terkena panas.

Tentu saja selain dot, plastik yang digunakan pada botol minum susu si buah hati juga perlu diperhatikan, apakah bahannya aman bagi keseharian atau justru hanya akan menimbulkan penumpukan kangker di kala dewasa nanti. Gejala kangker karena bahan bahan makanan karsiogenik itu ternyata tidak dapat langsung terlihat. Namun jika sejak dini kita mencegah kangker karsiogenik dengan meminimalisir penggunaan barang-barang yang terbuat dari bahan yang tidak aik, maka kita juga dapat mencegah terjadinya kangker karsiogenik di kemudian hari. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tanggapan dan sanggahan dari yang menyimak.

artikel populer