Ada Delapan Fungsi Keluarga Menurut Sariwangi

Tidak ada komentar
Kalian apakah sudah tahu fungsi keluarga itu apa? Sebelum membahas tentang apa fungsinya keluarga, alangkah baiknya kalian pahami dahulu pengertian dari keluarga. Dimana keluarga itu merupakan kumpulan dari beberapa orang tetapi masih mempunyai hubungan darah. Umumnya keluarga inti itu terdiri atas ayah dan ibu serta anak-anaknya. Keluarga merupakan hal yang sangat penting bagi semua orang bahkan bisa saja keluarga menjadi hal yang paling inti bagi setiap orang. Hampir semua orang akan menjadi lebih sensitif jika membicarakan tentang keluarganya. Setiap orang pasti akan rela melakukan suatu hal demi kebahagian keluarga mereka.
peran fungsi keluarga
Bisa kita lihat bahwa keluarga memiliki fungsi cinta kasih. Ini  menjadi bagian penting yang diberikan keluarga untuk setiap orang didalamnya. Semua orang akan diajarkan tentang cinta kasih kepada sesama anggota keluarganya, karena didalam kehidupan ini semua orang membutuhkan rasa cinta kasih tersebut.
Setiap orang pada awalnya akan selalu belajar dan mendapatkan rasa cinta kasih & inilah gambaran nyata dari fungsi keluarga. Mulai dari menghabiskan waktu kebersamaan dengan anggota keluarga sampai dengan memberikan perhatian kepada anggota keluarga yang sedang ada masalah. Rasa cinta kasih itu akan selalu muncul dengan sendirinya di dalam sebuah keluarga jika melihat keluarga yang mengalami kesulitan.
Mengembangkan rasa cinta kasih bisa melalui waktu kebersamaan yang dihabiskan oleh seluruh anggota keluarga. Waktu kebersamaan bersama keluarga itu tidak perlu kegiatan yang terlalu khusus karena hanya cukup dengan menghabiskan waktu meminum teh bersama sudah mampu membangun rasa tersebut bersama keluarga. Meninum teh seperti teh sariwangi akan membuat keluarga lebih rileks dalam menghabiskan waktu kebersamaan.

8 fungsi keluarga menurut Sariwangi. 

Pertama, fungsi untuk pendidikan. Dimana dalam hal tersebut peran keluarga harus mendidik dan wajib untuk menyekolahkan anak-anaknya demi mempersiapkan masa depannya bila anak mereka beranjak dewasa. Kedua, sebagai fungsi perlindungan. Dimana peran keluarga harus melindungi para anak-anaknya dari tindakan yang tak baik, sehingga sanak keluarga merasa aman dan terlindungi.
Ketiga, sebagai fungsi untuk sosialisai anak. Dimana peran keluarga harus sanggup mempersiapkan para anak-anaknya untuk siap jadi anggota masyarakat dengan akhlak yang baik. Fungsi keluarga yang keempat menurut Sariwangi yaitu sebagai fungsi perasaan. Dimana peran keluarga wajib menjaga instuitif dan merasakan perasaan anak didalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan para anggota keluarga lainnya. Sehingga jika hal ini dilakukan, dipastikan akan terjalin keharmonisan antara sesama sanak keluarga. Kelima, sebagai fungsi religius. Dimana peran keluarga harus mengajak dan memperkenalkan anak di dalam kehidupan agama yang mereka anut. Untuk itu tugas dari kepada keluarga ialah harus memberikan keyakinan kepada anak dan sanak keluarga lain untuk mengajarkan agama yang dianutnya.
Fungsi keluarga keenam menurut Sariwangi yaitu sebagai fungsi ekonomis. Dimana peran kepala keluarga harus memenuhi sumber kehidupan keluarga dengan cara bekerja yang akhirnya mendapar penghasilan dan setelah mendapat penghasilan harus diatur sedemikan rupa agar bisa memenuhi sumber kehidupan keluarga setiap harinya. Ketujuh, sebagai fungsi bilogis. Dimana peran keluarga yang paling utama ialah bisa meneruskan keturunannya sebagai penerus bangsa. Kedelapan, sebagai fungsi rekreatif. Dimana peran keluarga di dalam menjalankan fungsi ini sebenarnya tidak wajib untuk selalu pergi menuju tempat-tempat rekreasi, tapi yang terpenting bisa menciptakan suasana-suasana yang mengesankan dan menyenangkan. Sehingga bisa dilakukan dalam rumah seperti ketika nonton TV secara bersamaan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tanggapan dan sanggahan dari yang menyimak.

artikel populer